Performa Tim Anda Dijamin Akan Buruk bila Tidak Mengetahui 5 Hal Ini

posted in: Tim | 0

Tim yang tidak baik akan menyebabkan kinerja perusahaan menurun. Karena pada dasarnya perusahaan adalah sekumpulan orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan.

Berikut 5 hal yang harus Anda perhatikan :

1. Sudahkah Anda dan tim Anda mengetahui kelebihan dan kelemahan masing-masing individu?

Anda harus memiliki peta dari kelebihan dan kelemahan masing-masing individu di tim Anda. Termasuk diri Anda juga.

Karena orang hanya akan perfom bila mereka menggunakan kelebihan / kekuatan  mereka.

Kalau Anda menempatkan mereka di posisi yang salah, dapat dipastikan mereka tidak akan peform. Sebab mereka bersusah payah di dalam kelemahan mereka.

Lebih baik mengoptimalkan kelebihan mereka daripada berkutat di kelemahan mereka.

Contoh:

Orang finance kami senang dengan angka-angka dan cenderung teliti. Dia tidak butuh banyak interaksi dengan orang lain. Pencatatan keuangan bisa dipercayakan dan dia perform. Kami tidak harus mengontrolnya setiap saat.

Akan tetapi ketika kami tugaskan untuk menagih piutang ke pelanggan, suatu pekerjaan yang butuh interaksi dengan orang, dia tidak nyaman dan sungkan. Alhasil piutang tidak tertagih dan membengkak.

Kemudian kami coba orang customer service kami yang senang berinteraksi dengan orang untuk melakukan penagihan. Ternyata dia perform. Piutang menjadi lebih terkendali.

Bayangkan kalau keduanya posisi ditukar. Keduanya pasti tidak perform dan secara tim, kinerjanya menurun.

2. Kombinasi orang yang tepat untuk hasil yang lebih maksimal

Setelah Anda mengetahui kelebihan dan kelemahan masing-masing anggota tim Anda, maka Anda perlu memikirkan kombinasi orang yang tepat.

Kombinasi orang ini bertujuan untuk menutupi kelemahan satu sama lain. Karena saat berhadapan dengan masalah, apabila kelemahan orang tekesploitasi, maka dia akan menurun performanya. Jadi perlu ada orang yang menutupinya dengan kelebihan.

3. Sudahkan Anda mengajarkan cara berkomunikasi di tim Anda

Komunikasi tercipta bila satu sama lain saling mengerti apa yang diucapkan oleh yang lain.

Berkomunikasi yang efektif dan efisien itu butuh teknik. Hal ini tidak tercipta dengan sendirinya.

Anda harus menentukan aturan mainnya.

Terutama ketika satu sama lain tidak bisa melihat langsung situasi dan kondisi satu sama lain.

Contoh:

Anda tentukan satu kata yang spesifik untuk memberitahukan sesuatu.

Salah satu masalah komunikasi tercipta karena masing-masing anggota tim Anda memiliki bahasanya sendiri-sendiri untuk mengungkapkan sesuatu.

Misal: Kalau ada barang yang harus ditunda pengirimannya, katakan “Barang A ditunda”¬† jangan katakan “Barang A distop”.

Karena bisa jadi bagi si X, distop = pengirimannya ditunda, sementara bagi si Y, distop = pengiriman dibatalkan. Bila ini terjadi pasti akan terjadi miskomunikasi. Ujungnya masalah dan biaya.

Anda tentukan, bahwa untuk suatu proses harus selalu ada konfirmasi

Masalah di dalam team work adalah konfirmasi.Terutama dalam proses yang alurnya seperti olah raga lari estafet. Y tidak bisa jalan sebelum X menyelesaikan tugasnya. Di dalam situasi ini si X harus bilang ke si Y kalau pekerjannya sudah beres. Jangan diam-diam saja. Kemudian si Y merespon info tersebut, agar si X tahu, bahwa si Y sudah mendapatkan info darinya.

4. Adakah negative player di tim Anda

Secara umum negative player akan menurunkan performa tim Anda.

Negative player adalah orang yang terus-menerus menciptakan situasi negatif di dalam tim Anda, misalnya:

  1. Orang yang cara berpikirnya selalu beorientasi pada dirinya. Seolah dia adalah pusat dari segalanya.
  2. Mudah marah untuk hal-hal yang sederhana.
  3. Orang yang suka merendahkan orang lain.
  4. Orang yang sering melalaikan kepercayaan yang diberikan kepadanya, sehingga anggota tim lain yang harus menanggung bebannya.
  5. Orang yang selalu menyalahkan orang lain, bahkan untuk sesuatu yang jelas-jelas adalah kesalahannya
  6. dan lain-lain

Setiap orang berasal dari latar belakang yang berbeda. Terkadang ada beban masa lalu yang membentuk dirinya menjadi seorang negative player. Secara umum dia akan menjadi beban. Sikapnya itu kadang bisa menular ke anggota tim yang lain.

Pilihan ada di tangan Anda, keluarkan dia atau Anda masih ingin memberikan kesempatan.

5. Adakah anggota tim Anda yang tawar hati

Tidak jarang ada karena sikap Anda, anggota tim Anda tawar hati.

Orang yang tawar hati tidak akan mau bekerja dengan sepenuh hati. Dia akan bekerja seminimum mungkin, asal tidak dikeluarkan.

Sekeras apa pun Anda marahin dia karena peformanya minim, dia tidak akan peduli. Paling banter berkata, ya di depan Anda, tapi di belakang, dia akan bekerja kembali seminimnya.

Biasanya hal ini terjadi, ketika dia merasa Anda mengorbankan dirinya, bisa juga karena ia merasa diperlakukan tidak adil. Mungkin juga dia merasa kecewa karena Anda melanggar janji

Di dalam perjalanan karir saya. Saya melihat orang yang awalnya ingin berbuat lebih untuk perusahaan, ingin ikut memajukan perusahaan, akhirnya berubah.

Ketika hal ini sudah terjadi, agak susah untuk diperbaiki, karena pengusaha kadang punya ego juga. Jadi lebih baik mencegah daripada mengobati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.